SI SULUNG

 Nah kali ini ceritaku akan sedikit menceritakan bagaimanasih sikap yang harus dimiliki ketika kalian semua manjadi seorang abang / kakak tapi tidak di tulis dalam point - point melainkan di tuliskan dalam sebuah cerita yang singkat, buat kalian yang sudah membaca bisa tulis komentar di bawah tentang pelajaran apa yang dapat di petik terutama bagi kalian yang menjadi seorang anak sulung,

selamat membaca guys.........

SI SULUNG

 

Setiap pasangan baru yang telah menikah pastilah selalu yang di harapakn dari pasangan tersebut ataupun dari orang tua mereka adalah MOMONGAN. Moment yang di nantikan bagi setiap pasangan terlebih bagi wanita adalah saat dimana seorang wanita mengandung anak pertamanya, rasa yang belum pernah setiap wanita rasakan, merasakan sang anak pertama bermain didalam perutnya.

Hingga dimana waktu yang ditunggu – tunggupun datang waktu dimana sang anak saatnya melihat dunia yang akan ia jalani, dunia yang penuh cinta dan kasih sayang. Setelah melewati rasa sakit dan pengorbanan yang amat luar biasa bagi seorang wanita dan saat itu juga terdengar tangisan yang kuat dari si sulung yang baru saja keluar dari rahim ibunya, dan saat itu juga sang laki – laki sudah pantas mendapatkan gelar seorang Ayah.

Seperti selayaknya orang tua sudah pasti mencintai dan menyangi hal terindah dan pertama di hidup mereka yaitu memiliki seorang anak pertama (sulung), bermain bersama sang bayi pertama merupakan hal indah bagi setiap pasangan baru. Melihat sang sulung sudah belajar berjalan meski tidak lancar untuk melangkahkan kakinya tapi disitu saat dimana orang tua terus mensupport dan menyemangati anak pertama mereka agar bisa berjalan dengan baik.

Waktupun berjalan dengan begitu cepat tanpa terasa kini si sulung sudah memasuki usia 2 tahun dan ibu dari sisulung sedang hamil anak ke dua, bagi sang ibu hamil kedua bukanlah hal yang perlu ia cemaskan karna dia juga pernah mengandung si sulung, dan dia juga sudah belajar bagaimana dan apa saja yang harus diperhatikan saat sedang megandung. Dan si anak kedua pun lahir, wajah senang dan gembira terpancar dari ibu, ayah dan si sulung yang kini telah menjadi seorang Kakak dari adiknya yang baru saja lahir.

Kini si sulung punya teman bermain di rumah yang membuat hari – harinya begitu cepat berlalu karna dia selalu punya teman bermain tidak hanya teman bermain tapi juga adik kandungnya,  dan sang adikpun mulai belajar berjalan meski dengan langkah yang tidak sempurna tapi si sulung selalu mendampingi si adik untuk terus belajar berjalan sama seperti apa yang ayah dan ibu ia ajarkan kepadanya begitu pula dia mengajarkan ke adiknya.

Waktupun berjalan dan kini si sulung sudah memasuki fase Dewasa dan si adik kini beranjak Remaja, seperti yang dialami orang dewasa begitu banyak sekali problema dalam menjalani hidup tapi dia mengerti dia merupakan anak pertama dan memiliki seorang adik yang kelak bakal juga mengalami apa yang akan ia rasakan, dan si sulung harus belajar dengan keras dan sungguh untuk mencapai apa yang ia inginkan dan dapat menjadi contoh bagi adiknya yang masih remaja dan akan meranjak ke dewasa.

Setelah si sulung belajar dengan sungguh – sungguh kini dia bekerja di sebuah perusahaan yang memiliki jam kerja yang sangat sibuk sehingga ia hampir tidak memiliki waktu untuk sang adik untuk dia membagi sedikit motivasi ke adiknya, tapi si sulung di lahirkan bukan hanya untuk mementingkan dirinya tapi juga kedua orang tuanya, dan adiknya, jam kerja yang sibuk bukan merupakan alasan yang pantas untuk ia tidak memberikan wejangan dan motivasi ke adiknya untuk itu ia selalu meluangkan waktu seminggu 2x atau 3x selalu berbincang – bincang ke adiknya untuk menanyakan hal pendidikan, hal yang ia cita – citakan, terkadang mengajak adiknya untuk sekedar mentraktir makan, hal yang sering ia lakukan memang hal kecil tapi itulah si sulung yang  memiliki sifat care terhadap adiknya ataupun keluarganya meskipun di tengah jam kerja yang sibuk dan beberapa problem dalam hidup, dan itulah sifat yang di didik ke si sulung untuk selalu menjadi pemimpin dan contoh untuk adiknya, si sulung juga berfikir jika aku yang sebagai kakak / abang dari adikku saja tidak bisa menjadi contoh yang baik dan benar bagaimana adikku bisa menjadi seorang yang berguna untuk seluruh keluarga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUDAHKAH ANDA DEWASA ?